Tautan berita berhasil disalin!
Kegiatan Sekolah 09 September 2026

Darurat Abu Vulkanik: Patuhi Imbauan Pemprov.Lampung, SMKN 1 Raman Utara Alihkan KBM ke Moda Daring

Sampul
Bagikan Berita:
SMKN 1 RAMAN UTARA, (9-09-2026) – Menyikapi kondisi darurat akibat paparan hujan abu vulkanik yang melanda wilayah sekitar, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Raman Utara mengambil langkah cepat dan terukur. Secara resmi mengalihkan seluruh Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau moda dalam jaringan (daring) yang dilangsungkan sejak Senin, 7 September hingga Kamis, 10 September 2026. Kepala SMKN 1 Raman Utara, Ibu Sunarmi Andriyani, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa keputusan strategis ini diambil demi memprioritaskan kesehatan dan keselamatan seluruh warga sekolah, berdasarkan imbauan langsung dari Gubernur Lampung dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung. "Kesehatan anak-anak dan para pendidik adalah prioritas utama kami. Paparan hujan abu vulkanik ini sangat berisiko bagi saluran pernapasan. Oleh karena itu, menindaklanjuti arahan dari Bapak Gubernur dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, kami memastikan para siswa untuk belajar dari rumah masing-masing agar tetap aman, tanpa harus mengorbankan hak mereka dalam menerima materi pelajaran," tegas Ibu Sunarmi. Guna menjamin mutu pendidikan tetap terjaga selama masa darurat, skema pembelajaran jarak jauh telah disusun secara sistematis. Pengaturan pola pembelajaran daring ini dikendalikan penuh di bawah arahan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Bapak Krisdianto, S.Pd. Beliau menginstruksikan para dewan guru untuk mengombinasikan pertemuan tatap muka virtual (seperti penggunaan Zoom atau Google Meet) dengan pemanfaatan Learning Management System (LMS). "Kami telah menyesuaikan jadwal sedemikian rupa agar pembelajaran di rumah tetap efektif dan beban tugas siswa tetap proporsional. Melalui kombinasi Zoom dan LMS, guru-guru tidak hanya bisa memberikan penjelasan materi secara interaktif, tetapi juga dapat mendistribusikan materi dan mengevaluasi tugas siswa secara terpusat dan terpantau," jelas Bapak Krisdianto. Meskipun proses belajar mengajar harus beradaptasi dengan kondisi bencana, antusiasme dan kedisiplinan siswa SMKN 1 Raman Utara tetap tinggi. Suasana pembelajaran virtual yang interaktif dan kondusif ini terekam jelas dalam dokumentasi yang terhimpun di grup Whatsapp SMKN 1 Raman Utara. Guru dan siswa melaksanakan kelas virtual dengan tertib, membuktikan bahwa komitmen SMKN 1 Raman Utara terhadap pendidikan tidak surut meski di tengah kepungan hujan abu vulkanik.

Ikuti Media Sosial Resmi Kami

Dapatkan informasi edukasi, prestasi, dan pengumuman terbaru seputar sekolah langsung di gadget Anda.